Dalam memanfatkan pariwisata sebagai penunjang ekonomi, kekayaan alam dan budaya di Indonesia merupakan suatu komponen penting. Kombinasi iklim tropis, 17.508 pulau yang 6.000 diantaranya tidak berpenghuni, serta garis pantai terpanjang di dunia setelah Kanada dan Uni Eropa. Pantai-pantai di Bali, tempat menyelam di bunaken, di Lombok, dan berbagai taman nasional di Sumatra juga merupakan contoh tujuan wisata alam di Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai penunjang ekonomi.
Indonesia sebagai
negara kepulauan terbesar di dunia dengan panjang garis pantai lebih dari
81.000 km serta memiliki 6000 pulau yang belum berpenghuni menyimpan potensi
sumber daya pariwisata yang sangat besar dan beragam untuk dapat dikembangkan
menjadi destinasi yang menarik dan menjadi tujuan utama wisata dunia. Banyak
sekali hal yang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawatan yang tersebar di seluruh Indonesia, baik
berupa situs bersejarah maupun wisata komersial. Daya tarik wisata komersial
kemudian dibagi lagi menjadi beberapa jenis yaitu: wisata kebun binatang,
wisata tirta, agrowisata, wisata budaya, taman rekreasi dan wisata alam.
Berdasarkan data yang
diterima dari Badan Pusat Statistik (2019) ada sebelas provinsi yang paling
sering dikunjungi oleh para turis. Diawali oleh Bali sekitar lebih dari 3,7
juta pengunjung disusul DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur,
Jawa Barat, Sumatra Utara, Lampung, Sulawesi Selatan, Sumatra Selatan, Banten
dan Sumatra Barat. Sekitar 59 % turis berkunjung ke Indonesia untuk tujuan
liburan, sementara 38% sisanya untuk tujuan bisnis.
Jenis wisata di Indonesia
1. Wisata alam
Indonesia
memiliki Kawasan terumbu karang terkaya di dunia dengan lebih dari 18% terumbu
karang dunia, serta lebih dari 3.000 spesies ikan, 590 jenis karang batu, 2.500
jenis moluska, dan 1.500 jenis udang-udangan. Kekayaan biota laut tersebut
menciptakan sekitar 600 titik selam yang tersebar di Sabang hingga Merauka.
Raja Ampat di Provinsi Papua Barat adalah taman laut terbesar di Indonesia yang
memiliki beraneka ragam biota laut dan dikenal sebagai lokasi selam scuba yang
baik karena memiliki daya pandang yang mencapai hingga 30 meter pada siang
hari. Hasil riset Lembaga Konservasi Internasional pada tahun 2001 dan 2002
menemukan setidaknya 1.300 spesies ikan, 600 jenis terumbu karang dan 700 jenis
kerrang di Kawasan Raja Ampat Bunaken yang terletak di Sulawesi Utara memiliki
2 titik selam dengan kedalaman hingga 1.556 meter. Hampir 70% spesies ikan di
Pasifik Barat dapat ditemukan di Taman Nasional ini. Terumbu karang di taman
nasional ini disebut tujuh kali lebih bervariasi dibandingkan dengan Hawaii.
Beberapa lokasi lain yang terkenal untuk penyelaman antara lain: Wakatobi, Nusa
Penida, Karimunjawa, Derawan dan Kepulauan Seribu.
2. Wisata Belanja
Wisata
belanja di Indonesia dibagi menjadi dua jenis: pusat perbelanjaan tradisional
dengan proses tawar-menawar antara pembeli dan penjual dan pusat perbelanjaan
modern. Pasar tradisional umumnya menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari
yang berlokasi dalam satu gedung atau jalan tertentu. Beberapa daerah dengan relief
sungai-sungai panjang memiliki pasar terapung seperti Pasar Terapung Muara Kain
di Sungai Barito, Banjarmasin dan Pesar Terapung Lok Baintan di Banjar, namun
ada pula yang khusus menjual barang-barang seni atau benda khas setempat
seperti Pasar Sukawati di Gianyar yang menjual berbagai kerajinan tangan dan
barang seni khas Bali, Pasar Klewer di Solo yang menjual kain-kain batik,
Kotagede dengan hasil kerajinan perak, dan Kawasan Malioboro di Yogyakarta yang
menjajakan kerajinan khas Yogya.
3. Wisata budaya
Berdasarkan data sensus 2010, Indonesia terdiri dari
1.128 suku bangsa. Keberagaman suku bangsa tersebut mengakibatkan keberagaman
hasil budaya seperti jenis tarian, alat musik, dan adat istiadat di Indonesia.
Beberapa pagelaran tari yang terkenal di dunia internasional misalnya
Sendratari Ramayana yang menceritakan tentang perjalanan Rama dan dipentaskan
di kompleks Candi Prambanan. Desa Wisata Batubulan yang terletak di Sukawati,
Gianyar merupakan desa yang sering dikunjungi untuk pentas Tari Barongan, Tari
Kecak dan Tari Legong.
4. Wisata keagamaan
Sejarah mencatat bahwa
agama Hindu dan Buddha pernah masuk dan memengaruhi kehidupan spiritual di
Indonesia dengan adanya peninggalan sejarah seperti candi dan prasasti di
beberapa lokasi. Jejak-jejak peninggalan agama Buddha yang terbesar adalah
Candi Borobudur yang terletak di Magelang dan merupakan candi Buddha terbesar
di dunia dan masuk dalam daftar Warisan Budaya Dunia UNESCO pada tahun 1991.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar